Bisain Jasa

Peran BPOM dalam Menjamin Keamanan dan Mutu Makanan dan Minuman

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas melakukan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan di Indonesia. BPOM juga berperan dalam melakukan penelitian dan pengembangan obat dan makanan, serta memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang obat dan makanan yang aman dan bermutu. Keamanan dan mutu makanan dan minuman merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, karena berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Makanan dan minuman yang tidak aman dan bermutu dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, bahkan kematian. BPOM Makanan dan Minuman memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan mutu makanan dan minuman yang beredar di Indonesia. Berikut adalah beberapa peran BPOM Makanan dan Minuman: BPOM Makanan dan Minuman melakukan pengawasan terhadap peredaran makanan dan minuman di Indonesia, mulai dari tahap produksi, distribusi, hingga penjualan. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang beredar di pasaran aman dan bermutu. BPOM Makanan dan Minuman melakukan pengawasan melalui berbagai kegiatan, seperti inspeksi, sampling, pengujian, dan penegakan hukum. Inspeksi dilakukan untuk memeriksa sarana dan prasarana produksi makanan dan minuman, serta memastikan bahwa pelaku usaha telah menerapkan sistem jaminan keamanan dan mutu makanan dan minuman yang baik. Sampling dilakukan untuk mengambil sampel makanan dan minuman yang beredar di pasaran untuk diuji di laboratorium BPOM. Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang beredar di pasaran memenuhi standar keamanan dan mutu yang telah ditetapkan. Penegakan hukum dilakukan terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang keamanan dan mutu makanan dan minuman. BPOM Makanan dan Minuman melakukan penelitian dan pengembangan makanan dan minuman untuk meningkatkan keamanan dan mutu makanan dan minuman. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi, industri, dan konsumen. BPOM Makanan dan Minuman melakukan penelitian dan pengembangan untuk mengembangkan standar keamanan dan mutu makanan dan minuman yang lebih tinggi, serta mengembangkan teknologi dan metode baru untuk meningkatkan keamanan dan mutu makanan dan minuman. BPOM Makanan dan Minuman memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang makanan dan minuman yang aman dan bermutu. Informasi dan edukasi ini diberikan melalui berbagai media, seperti media massa, media sosial, dan website BPOM. BPOM Makanan dan Minuman memberikan informasi dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keamanan dan mutu makanan dan minuman, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih dan mengonsumsi makanan dan minuman yang aman dan bermutu. Peran BPOM dalam Menjaga Keamanan dan Mutu Makanan dan Minuman di Masa Pandemi Pada masa pandemi COVID-19, BPOM Makanan dan Minuman memiliki peran yang semakin penting dalam menjaga keamanan dan mutu makanan dan minuman. Hal ini karena masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan mengonsumsi makanan dan minuman yang dibeli secara online. BPOM Makanan dan Minuman telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan dan mutu makanan dan minuman di masa pandemi, antara lain: BPOM Makanan dan Minuman telah meningkatkan frekuensi pengawasan terhadap peredaran makanan dan minuman, terutama makanan dan minuman yang dikemas dan dijual secara online. BPOM Makanan dan Minuman telah mengintensifkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang keamanan dan mutu makanan dan minuman, terutama di masa pandemi. BPOM Makanan dan Minuman telah meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, untuk menjaga keamanan dan mutu makanan dan minuman di masa pandemi.

Peran BPOM dalam Menjamin Keamanan dan Mutu Makanan dan Minuman Read More »

BPOM Makanan dan Minuman: Peran, Fungsi, dan Tugas

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas melakukan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan di Indonesia. BPOM juga berperan dalam melakukan penelitian dan pengembangan obat dan makanan, serta memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang obat dan makanan yang aman dan bermutu spaceman pragmatic. Peran BPOM Makanan dan Minuman BPOM Makanan dan Minuman memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan mutu makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Berikut adalah beberapa peran BPOM Makanan dan Minuman: BPOM melakukan pengawasan terhadap peredaran makanan dan minuman di Indonesia, mulai dari tahap produksi, distribusi, hingga penjualan. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang beredar di pasaran aman dan bermutu. BPOM melakukan penelitian dan pengembangan makanan dan minuman untuk meningkatkan keamanan dan mutu makanan dan minuman. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi, industri, dan konsumen. BPOM memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang makanan dan minuman yang aman dan bermutu. Informasi dan edukasi ini diberikan melalui berbagai media, seperti media massa, media sosial, dan website BPOM. Fungsi BPOM Makanan dan Minuman BPOM Makanan dan Minuman memiliki fungsi sebagai berikut: Fungsi ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang beredar di pasaran aman dan bermutu. Pengawasan ini dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti inspeksi, sampling, pengujian, dan penegakan hukum. Fungsi ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan mutu makanan dan minuman. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi, industri, dan konsumen. Fungsi ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang makanan dan minuman yang aman dan bermutu. Informasi dan edukasi ini diberikan melalui berbagai media, seperti media massa, media sosial, dan website BPOM. Tugas BPOM Makanan dan Minuman BPOM Makanan dan Minuman memiliki tugas sebagai berikut: BPOM menetapkan standar keamanan dan mutu makanan dan minuman yang berlaku di Indonesia. Standar ini ditetapkan berdasarkan hasil penelitian dan kajian ilmiah. BPOM melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan standar keamanan dan mutu makanan dan minuman oleh pelaku usaha. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang beredar di pasaran memenuhi standar yang ditetapkan. BPOM menindaklanjuti hasil pengawasan terhadap pelaksanaan standar keamanan dan mutu makanan dan minuman. Tindak lanjut yang dilakukan dapat berupa pemberian peringatan, penarikan produk, atau penegakan hukum. BPOM Makanan dan Minuman memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan mutu makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat Indonesia. BPOM melakukan berbagai kegiatan, seperti pengawasan, penelitian dan pengembangan, serta pemberian informasi dan edukasi, untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang beredar di pasaran aman dan bermutu

BPOM Makanan dan Minuman: Peran, Fungsi, dan Tugas Read More »

Banyak Lho Keuntungan Izin Sertifikasi Halal dari Sisi Bisnis!

Apa sih keuntungan yang diperoleh UKM dengan memiliki izin sertifikasi halal? Banyak dong. UKM yang memiliki izin  sertifikasi halal untuk produknya tentu akan memiliki poin plus dan keunggulan kompetitif dibanding pesaingnya. Tak hanya itu, keuntungan yang diperoleh UKM setelah mengantongi izin sertifikasi halal antara lain sebagai berikut. 1. Jaminan kualitas Produk yang telah memiliki izin sertifikasi halal tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Sebab, untuk memperoleh izin sertifikasi halal itu sendiri sudah melalui serangkaian proses kendali mutu mulai dari bahan baku yang digunakan, proses produksinya, sampai dengan produk jadi siap edar dan konsumsi. Jika LPPOM MUI telah menyatakan lulus uji, artinya UKM sebagai produsen mampu menjamin bahwa produknya halal dan berkualitas. 2. Memberikan ketenangan kepada konsumen Wajib bagi setiap muslim untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang halal. Dengan adanya izin sertifikasi halal yang diwujudkan dalam label halal pada kemasan produk dapat memberikan rasa tenang kepada konsumen, terutama muslim ketika menggunakan atau mengonsumsi produk tersebut. Tanpa adanya label halal, konsumen akan merasa cemas dan khawatir adanya bahan-bahan yang tidak halal terkandung atau tercampur secara tidak sengaja di dalam produk. 3. Meningkatkan kepercayaan konsumen Sertifikat halal bukanlah dokumen yang bisa diperoleh secara sembarangan, tetapi melalui serangkaian proses bahkan uji klinis bahan-bahan yang digunakan untuk memproduksi suatu produk. Bahkan prosedurnya cukup ketat, di mana bahan-bahan baku diteliti secara cermat guna memastikan kehalalannya. Dengan terbitnya sertifikat halal, tentu saja akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kandungan produk makanan atau minuman yang diteliti. 4. Menambah Unique Selling Point Unique Selling Point (USP) adalah konsep marketing yang dapat membedakan produk Anda dengan produk kompetitor. Apabila Anda sebagai pelaku UKM sudah mengantongi sertifikat halal, maka produk Anda akan memiliki poin plus di mata konsumen, sehingga mendorong konsumen untuk lebih memilih produk Anda dibandingkan dengan produk pesaing Anda. 5. Mendapatkan akses pasar lokal dan global Adanya izin sertifikasi halal akan memberi Anda peluang untuk masuk ke pasar halal baik lokal maupun global. Sebagaimana diketahui bahwa saat ini telah banyak dikembangkan wisata halal bahkan di negara-negara yang muslimnya minoritas, seperti Thailand, Philipina, Singapura, dan lainnya. Hal ini tentu membuka peluang yang lebih luas bagi Anda untuk memasarkan produk-produk unggulan hingga ke pasar halal internasional. 6. Menambah jejaring usaha Keuntungan memiliki izin sertifikasi halal lainnya adalah memungkinkan Anda untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke pasar internasional. Anda berkesempatan untuk mengekspor produk Anda ke berbagai negara muslim seperti Arab Saudi, Brunei Darussalam, Turki, dan lainnya. Jika anda memiliki bisnis dalam bidang obat, produk biologi atau alat kesehatan hal yang harus dilakukan yaitu membuat sertifikasi Halal agar bisnis anda aman dan terverifikasi serta tidak melanggar undang undang di Indonesia. Jasa izin sertifikat halal bisa dicek melalui https://bisainjasa.com/

Banyak Lho Keuntungan Izin Sertifikasi Halal dari Sisi Bisnis! Read More »

Apa Aja Sih Syarat Memperoleh Izin Sertifikasi Halal?

Setiap pelaku UKM bisa mengajukan permohonan izin untuk memperoleh izin sertifikasi halal untuk produknya. Namun sebelumnya, pelaku UKM harus memastikan bahwa produk unggulannya benar-benar telah memenuhi syarat sebagai produk halal. Adapun syarat produk halal antara lain sebagai berikut. Untuk bisa memastikan bahwa bahan-bahan produk hanya berasal dari yang halal, Anda sebagai pelaku UKM tentu harus mengetahui jenis-jenis makanan dan minuman yang diharamkan, di antaranya sebagai berikut: Bicara tentang kehalalan suatu produk, harus diketahui pula ada yang disebut dengan syubhat, yakni produk yang belum bisa dipastikan halal haramnya. Barang siapa yang terkena syubhat, maka kondisinya sama dengan terkena yang haram. Berkenaan dengan hal tersebut, setiap muslim dituntut memiliki kehati-hatian agar terhindar dari yang syubhat, karena mengonsumsi semua yang halal adalah wajib hukumnya. Adanya status haram dan syubhat inilah, semua produk makanan dan minuman perlu dipertegas kehalalannya melalui izin sertifikasi halal. Izin sertifikasi halal mempertegas bahwa status produk benar-benar halal mulai dari penggunaan bahan baku hingga proses produksinya tidak terkontaminasi dengan yang haram. Jika anda memiliki bisnis dalam bidang obat, produk biologi atau alat kesehatan hal yang harus dilakukan yaitu membuat sertifikasi Halal agar bisnis anda aman dan terverifikasi serta tidak melanggar undang undang di Indonesia. Jasa izin sertifikat halal bisa dicek melalui https://bisainjasa.com/

Apa Aja Sih Syarat Memperoleh Izin Sertifikasi Halal? Read More »

Emang Harus Minuman Yang Dikonsumsi Lulus Uji BPOM & Halal?

Roda perekonomian di tanah air kembali bergeliat, seiring mulai pulihnya Indonesia dari pandemi Covid-19. Produk-produk UMUM terus bermunculan di pasar, di antaranya produk minuman serbuk.  Produk yang dikenal dengan sebutan minuman Fungsional semakin populer karena bukan hanya menyegarkan, tetapi juga menawarkan manfaat dari kandungan di dalamnya. Adapun potensi ini dimanfaatkan para pengusaha UMKM. Hal ini mendorong produk minuman fungsional dengan formula dalam racikan sebagai pembeda dan nilai tambah. Hanya saja, banyak produk yang beredar masih belum memerhatikan aspek estetis dan keamanan pangan seperti dari sisi kemasan hingga izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikasi Halal MUI. Bisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan, karena memiliki pangsa pasar yang sangat besar. Bagaimana tidak? Setiap individu butuh makan dan minum baik untuk memenuhi kebutuhan dasarnya atau hanya sekadar untuk memenuhi keinginannya saja. Bisnis kuliner sendiri adalah kegiatan usaha yang senantiasa berhasil membuat terobosan atau inovasi baru dalam menciptakan dan menjual berbagai jenis makanan dan minuman. Pada prinsipnya merintis bisnis kuliner tergolong cukup mudah, dan siapa pun bisa menekuninya, karena umumnya tidak membutuhkan banyak modal untuk skala kecil. Namun bicara tentang bisnis kuliner tentu harus diperhatikan tentang kebersihan dan higienitas mulai dari pengolahan bahan baku hingga penyajian produk yang siap dikonsumsi. Satu hal lagi yang tak kalah penting adalah produk yang dijual telah memenuhi unsur halalan thayyiban. Halalan thayyiban mengacu pada semua jenis makanan dan minuman yang diperbolehkan sesuai dengan ketentuan atau syariat agama Islam. Halal artinya tidak dilarang oleh syariat, sedangkan thayyib artinya baik. Makanan dan minuman yang dikonsumsi tidak hanya halal tetapi juga baik dari unsur kualitas bahan baku, proses, hingga produk jadi siap konsumsi. Sebab itu, penting bagi pelaku usaha kuliner terutama UKM untuk memperoleh sertifikasi halal. Apa itu Sertifikasi Halal? Sertifikasi halal adalah jaminan untuk memberikan kepastian atas kehalalan sebuah produk yang diperdagangkan atau beredar di Indonesia. Berkenaan dengan kehalalan suatu produk yang beredar di Indonesia, pemerintah telah melindungi dengan memberlakukan kewajiban sertifikasi halal yang ditetapkan dalam Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), UU Cipta Kerja, dan juga Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. Berbagai aturan perundang-undangan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah sangat concern dalam memberikan jaminan produk halal kepada masyarakat. Maklum saja, Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam sehingga jaminan produk halal begitu penting. Dari sudut pandang bisnis, mayoritas penduduk muslim ini tentu menjadi peluang pasar yang besar. Sebab, bagi umat Islam sendiri, kehalalan suatu produk yang dikonsumsi berkaitan dengan akidah atau keyakinan, di mana mengonsumsi setiap umat Islam wajib mengonsumsi makanan dan minuman yang halal saja atau dipastikan kehalalannya. Dengan sertifikasi halal, para pelaku UKM bisa bersaing dalam merebut pangsa pasar potensial. Sebenarnya tak hanya khusus pasar untuk umat muslim, bahkan bagi yang non-muslim pun tentu ingin memastikan bahwa produk makanan dan minuman yang dikonsumsinya baik dan menyehatkan. Jika anda memiliki bisnis dalam bidang obat, produk biologi atau alat kesehatan hal yang harus dilakukan yaitu membuat sertifikasi Halal agar bisnis anda aman dan terverifikasi serta tidak melanggar undang undang di Indonesia. Jasa izin sertifikat halal bisa dicek melalui https://bisainjasa.com/

Emang Harus Minuman Yang Dikonsumsi Lulus Uji BPOM & Halal? Read More »

Izin BPOM Minuman Sama Pentingnya Dengan Makanan & Obat!

Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengatakan, pengawasan obat, makanan, dan minuman akan semakin diperketat dengan mempraktikkan dari Rancangan Undang-Undang terkait Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). “Ke depan juga perizinan harus semakin diperketat monitoring, evaluasi dan pengawasan di lapangan atau bahasa sederhananya ‘post market’, pengawasannya harus ditingkatkan sehingga jangka panjang tata kelola prosedur terhadap pengawasan obat dan makanan saya kira akan diperbaiki lagi,” katanya.  Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi kasus gangguan ginjal akut di kemudian hari. Dan juga pentingnya pada pengawasan, pembenahan di tahapan perizinan. Rahmad juga menegaskan kembali, tidak ada lagi kebijakan yang tidak sesuai dan membuat BPOM tidak bisa mengakses bahan atau kandungan bahan baku yang diimpor oleh importir melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag). Menurutnya, perlunya harmonisasi kebijakan dan perbaikan yang harus melibatkan BPOM.  “Siapapun atau apapun yang akan dimasukkan ke industri farmasi kita terkait dengan obat-obatan, makanan minuman, maka BPOM harus mendapatkan akses, harus mendapatkan informasi, juga mendapatkan data. Jadi hal-hal yang membahayakan tubuh, zat yang membahayakan tubuh, harus dilarang keberadaannya ketika masuk industri farmasi,” jelasnya. Lebih lanjut, Rahmad juga mengingatkan kembali dengan adanya kasus gangguan ginjal akut. Menurutnya pemerintah melakukan yang terbaik untuk mengatasi hal tersebut. sehingga kasus gangguan ginjal akut itu semakin menurun drastis, dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait larangan konsumsi obat sirop. Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan, ada kemajuan beberapa pasien dengan terapi obat Antidotum Fomepizole yang pemerintah dapat dari Australia.  Dia juga mengingatkan kembali, untuk pihak yang bertanggung jawab terkait munculnya kasus gangguan ginjal akut yang sudah merenggut banyak nyawa anak-anak. Produk makanan dan minuman harus memiliki izin edar agar memiliki jaminan keamanan produk sehingga semakin layak jual. Seluruh produk makanan, obat dan kosmetik yang ada di pasar Indonesia harus memenuhi standar dan persyaratan keamanan, khasiat, manfaat juga mutu produk.   Di Indonesia, instansi yang berwenang mengeluarkan izin edar pangan sebagai tanda bahwa produk sudah lulus standar dan persyaratan pangan adalah Dinas Kesehatan dan Badan POM. Melansir dari pom.go.id, izin edar merupakan hal wajib yang harus dimiliki oleh setiap produk pangan olahan yang beredar di Indonesia. Jadi sebagai produsen, baik skala besar atau rumahan, Anda wajib mengantongi izin edar selain juga mengantongi sertifikaf penyuluhan dan Sertifikat Produksi Pangan – Produksi Industri Rumah Tangga atau SPP-PIRT. Baca juga: Panduan Mengurus SPP-IRT, Sertifikasi Industri Pangan Rumahan Keuntungan mengurus izin edar Melansir dari indonesia.go.id, banyak sekali keuntungan ketika produsen mengurus izin edar di Badan POM. Jika ketika diteliti Badan POM ternyata produk makanan dan minuman yang ada belum lolos uji, maka produsen bisa segera memperbaiki produknya. Beda jika produsen tak mengurus izin edar ke Badan POM dan langsung mengedarkan produknya, maka ketika produk diketahui tak layak edar apalagi mengandung bahan-bahan berbahaya produsen bisa langsung berurusan dengan pihak yang berwajib. Selain itu, ketika Anda sudah memiliki izin edar, maka Anda memiliki jaminan bahwa produk layak jual dan layak konsumsi, sehingga bisa digunakan untuk meningkatkan branding.   Jika anda memiliki bisnis dalam bidang obat, hal yang harus dilakukan yaitu membuat sertifikat BPOM agar bisnis anda aman dan terverifikasi serta tidak melanggar undang undang di Indonesia. Jasa sertifikat BPOM bisa dicek melalui https://bisainjasa.com/

Izin BPOM Minuman Sama Pentingnya Dengan Makanan & Obat! Read More »

Mulai Tahun Depan, Makanan Harus Punya Izin Halal, Lho!

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim mayoritas memiliki aturan tersendiri tentang izin produk halal. Pentingnya sertifikasi halal ini bahkan menjadi salah satu syarat untuk beberapa produk, terutama bagi industri kuliner. Sertifikasi halal menjadi bukti jika produk kuliner tersebut tidak mengandung bahan-bahan yang dilarang dalam ajaran Islam. Namun, tidak sedikit pula makanan atau minuman yang secara umum terlihat halal, akan berubah menjadi haram jika proses pengelolaannya tidak dijalankan sesuai syariat islam.Menurutnya, ada yang dinamakan titik kritis dalam suatu produk kuliner yang membuat makanan ataupun minuman yang awalnya halal berubah menjadi haram. Oleh karenanya, sangat penting bagi para pelaku usaha terutama di industri kuliner, untuk memiliki izin sertifikasi halal resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Semua pelaku usaha makanan dan minuman, hasil sembelihan serta jasa penyembelihan wajib bersertifikat halal paling lambat 17 Oktober 2024. Berdasarkan ketentuan, setelah 17 Oktober 2024, bagi pelaku usaha makanan dan minuman, hasil sembelihan, serta jasa penyembelihan, harus bersertifikat halal. Jika belum, maka akan terkena sanksi. Nah, supaya kewajiban itu tidak memberatkan pelaku usaha, pihaknya membuka program sertifikasi halal gratis. Untuk tahun ini, program sertifikasi halal dibuka sepanjang tahun dimulai 2 Januari 2023. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, Muhammad Aqil Irham menyebut ada tiga kelompok produk yang harus mengantongi sertifikat halal. Aqil memamparkan ketiga kelompok produk tersebut yang pertama adalah produk makanan dan minuman. Kedua, bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman. Ketiga, produk hasil sembelihan dan jasa penyembelihan.  Disebutkan bahwa sertifikat halal MUI merupakan fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syari’at Islam. Sertifikat Halal sekaligus menjadi syarat untuk mendapatkan ijin pencantuman label halal pada kemasan produk dari instansi pemerintah yang berwenang. Selain itu, tujuan dari adanya sertifikat halal ini adalah untuk memberikan kepastian status kehalalan, sehingga dapat menenteramkan batin konsumen dalam mengkonsumsinya. Kesinambungan proses produksi halal dijamin oleh produsen dengan cara menerapkan Sistem Jaminan Halal. Jika anda memiliki bisnis dalam bidang obat, produk biologi atau alat kesehatan hal yang harus dilakukan yaitu membuat sertifikasi Halal agar bisnis anda aman dan terverifikasi serta tidak melanggar undang undang di Indonesia. Jasa izin sertifikat halal bisa dicek melalui https://bisainjasa.com/

Mulai Tahun Depan, Makanan Harus Punya Izin Halal, Lho! Read More »

Makanan Di Pasar Online Yakin Udah Dapat Izin BPOM?

Banyak ditemukan produk obat dan makanan yang tidak berizin dan memiliki efek negatif jika dikonsumsi atau digunakan. Untuk memastikan obat dan makanan yang kamu beli benar-benar aman, kamu bisa mengecek produknya sudah terdaftar pada BPOM atau belum. BPOM adalah lembaga resmi pemerintah yang mempunyai tugas di bidang pengawasan obat dan makanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Termasuk yang dimaksud dengan obat dan makanan itu antara lain, obat, bahan obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, pangan olahan, dan lain-lain. Hal ini merupakan bentuk upaya BPOM untuk melindungi keselamatan konsumen dari bahan kimia berbahaya pada sebuah produk. Selain itu, BPOM juga berhak memberikan label resmi pada segala jenis obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, hingga produk pangan olahan. Nah, dengan maraknya kasus obat dan makanan yang tidak aman, kamu perlu menjadi masyarakat yang proaktif mencari tahu info tentang produk atau barang-barang yang terkait dengan obat dan makanan. Kamu bisa mengecek keamanan sebuah produk lewat BPOM. Cek produk BPOM lazim dilakukan untuk mengetahui informasi terkait produk yang sudah didaftarkan dan diperiksa oleh lembaga negara tersebut. Informasi yang bisa diperoleh antara lain nama produsen, merek dan nama produk, tanggal terbit izin, jenis produk, serta kemasan. Aktivitas jual beli obat dan makanan di pasar online juga tinggi. Jangan sampai luput dari pengawasan. Pastikan tidak ada zat berbahaya yang terkandung dalam makanan ataupun obat-obatan yang dijual oleh para pedagang online Pedagang kadang menjual produk berbahaya bukan karena faktor kesengajaan,  tetapi karena mereka tidak paham. Oleh karena itu selain pengawasan, BPOM juga harus melakukan sosialisasi intensif di lapangan Berdasarkan Pasal 2 Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2017 tentang Badan Pengawas Obat dan Makanan: Produk pangan yang didaftarkan di BPOM adalah Pangan Olahan. Berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 27 Tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan, Pangan Olahan adalah makanan atau minuman hasil proses dengan cara atau metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan. Produk tanpa izin edar yang biasanya karena kurangnya pemahaman produsen akan perlunya izin edar untuk produk pangan yang lebih dari tujuh hari. Izin edar penting karena menjadi tanda awal bahwa produknya sudah dilaporkan keberadaannya dan telah dilakukan evaluasi oleh pemerintah bahwa produk aman. Untuk temuan produk impor dimusnahkan produknya karena tidak ada pabriknya di Indonesia. Sementara produk dalam negeri, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dilakukan pembinaan agar lebih memahami produksi yang baik. Mengingat banyak produk palsu bertebaran di pasaran, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan ciri tertentu yang dapat kamu gunakan untuk membedakan antara produk ilegal, palsu dan asli. Berikut cara membedakannya: 1. Tidak memiliki izin edar. 2. Nama produsen berbeda dari obat asli. 3. Tampilan kemasan berbeda. 4. Kualitas cetakan kemasan lebih pudar. 5. Bentuk huruf pada dus lebih terang. 6. Warna blister lebih gelap dari aslinya. Jika anda memiliki bisnis dalam bidang obat, hal yang harus dilakukan yaitu membuat sertifikat BPOM agar bisnis anda aman dan terverifikasi serta tidak melanggar undang undang di Indonesia. Jasa sertifikat BPOM bisa dicek melalui https://bisainjasa.com/

Makanan Di Pasar Online Yakin Udah Dapat Izin BPOM? Read More »

Obat, Produk Biologi, Alat Kesehatan Udah BPOM Pasti Halal?

Obat halal berarti obat yang berasal dari bahan yang halal yaitu bisa bersumber dari tumbuhan, hewan, atau zat organik maupun non organik yang mulai proses persiapan, produksi, sampai ekstraksi sesuai dengan aturan dalam Islam. Presiden Joko Widodo belum lama ini meneken Peraturan Presiden soal sertifikasi halal. Aturan itu mewajibkan obat, produk biologi dan alat kesehatan harus memiliki sertifikasi halal. Artinya, pemberlakuan wajib sertifikat halal kini tidak terbatas hanya untuk makanan dan minuman, obat, dan kosmetik. Produk biologi seperti vaksin sertai alat kesehatan mulai dari jarum suntik hingga alat kontrasepsi seperti kondom dan spiral juga harus mulai mengurus sertifikat halal jika ingin beredar di Indonesia. Dalam Pasal 2 ayat (1) dinyatakan obat, produk biologi dan alat kesehatan harus memiliki sertifikasi halal. Ini diwajibkan bagi yang masuk, beredar dan diperjualbelikan di Indonesia Berikut ini beberapa tips untuk mengenali obat palsu: 1. Pastikan Anda membeli obat di apotek, bukan di toko obat Obat yang dijual di apotek lebih terjamin keasliannya. Walaupun obat yang Anda beli termasuk obat-obatan ringan untuk meredakan batuk pilek atau untuk menghilangkan pusing, tapi sebaiknya Anda tetap membelinya di apotek. Jangan sembarangan dalam membeli obat-obatan. 2. Perhatikan kemasan obat Apakah kemasan obat sudah rusak? Apakah kemasan obat masih tersegel dengan baik dan tidak ada perubahan pada kemasan produk? Anda harus jeli sebelum memutuskan untuk membeli obat tersebut. Kadang, obat palsu dijual tanpa menggunakan kemasan dan tidak mencantumkan label. Sekecil apapun perubahan atau perbedaan pada kemasan obat, Anda harus mencurigainya. Ingat, obat palsu bisa sangat mirip dengan obat asli. 3. Tablet mudah hancur Biasanya para produsen obat palsu tidak mementingkan kualitas, sehingga obat dibuat sembarangan. Akibatnya, tablet obat rapuh dan mudah hancur. Kualitas obat ini di bawah standar dan kemungkinan besar palsu. Jika Anda menemukan salah satu ciri dari obat palsu tersebut, sebaiknya urungkan niat Anda untuk membelinya dan segera laporkan hal ini ke Badan POM. 4. Periksa tanggal kedaluwarsa obat dan izin edar Obat palsu biasanya mencantumkan tanggal kedaluwarsa yang dapat dibedakan dengan obat asli, misal cetakan tanggal kedaluwarsa sulit terbaca, tanggal kedaluwarsa hanya ditempel atau diganti dengan tulisan pulpen, atau bahkan tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Tanggal kedaluwarsa juga bisa saja dalam bentuk cap. Cap palsu ini dapat hilang tintanya dengan mudah jika diusap. Selain itu, periksa juga izin edar obat. Obat palsu biasanya juga tidak mempunyai izin edar. Bagaimanapun, obat palsu bisa mempunyai kecacatan dibandingkan dengan obat asli jika diperhatikan dengan seksama. Jika anda memiliki bisnis dalam bidang obat, produk biologi atau alat kesehatan hal yang harus dilakukan yaitu membuat sertifikasi Halal agar bisnis anda aman dan terverifikasi serta tidak melanggar undang undang di Indonesia. Jasa izin sertifikat halal bisa dicek melalui https://bisainjasa.com/

Obat, Produk Biologi, Alat Kesehatan Udah BPOM Pasti Halal? Read More »

Curiga Sama Obat Yang Dikonsumsi? Yuk Cek Dulu Izin BPOMnya

Pengembangan obat baru merupakan fase yang membutuhkan waktu yang lama. Tidak jarang produk obat yang dikembangkan tidak berhasil menunjukkan bukti aman dan berkhasiat atau pun lebih menguntungkan secara ekonomi dibandingkan obat yang sudah tersedia. Tanpa adanya jaminan balik modal, hanya industri farmasi dengan modal besar dan kemampuan riset mumpuni yang berani mengambil risiko ini. Bahan baku obat palsu mudah didapat, demikian pula mesin-mesin produksi bekas, bahan kemasan yang sangat menyerupai produk asli bukanlah hal yang sulit dikenali dengan kemajuan teknologi saat ini. Terlepas dari risiko memperoleh obat palsu, berbelanja obat secara online memberikan keuntungan seperti mendapatkan obat yang sulit ditemukan di pasaran dan tentu saja harga yang lebih murah. Setiap produk obat, termasuk vaksin, suplemen atau pun obat tradisional yang didistribusikan di Indonesia perlu mendapatkan izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Produk obat harus mempunyai bukti khasiat yang memadai, memenuhi standar mutu termasuk standar proses produksi sesuai dengan ketentuan pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), memiliki informasi produk yang lengkap dan tidak menyesatkan yang tertera pada label (kemasan) untuk dapat memperoleh izin edar. Konsumen biasanya akan menemukan nomor izin edar atau nomor registrasi tertera pada kemasan produk. Adanya izin edar yang dikeluarkan BPOM diharapkan dapat menjadi suatu jaminan bahwa produk tersebut merupakan produk yang telah memenuhi standar mutu dan keamanan sehingga dapat digunakan oleh masyarakat luas. Produksi dan peredaran obat palsu keuntungan ekonomisnya jauh lebih besar dibandingkan produksi narkotika atau psikotropika dan resiko ancaman hukuman pidana penjara maupun dendanya pun jauh lebih ringan dari pada kejahatan narkotika atau psikotropika. Apa risiko mengonsumsi obat palsu? Mengonsumsi obat palsu tentu memiliki risikonya sendiri. Kualitas obat yang tidak sama dengan obat asli atau mungkin obat sudah kedaluwarsa menyebabkan orang yang mengonsumsi obat palsu tersebut mengalami kerugian. Walaupun mungkin harganya lebih murah daripada obat asli, namun obat palsu dapat berdampak negatif pada Kesehatan Apa aja sih tips saat membeli obat? Jika anda memiliki bisnis dalam bidang obat, hal yang harus dilakukan yaitu membuat sertifikat BPOM agar bisnis anda aman dan terverifikasi serta tidak melanggar undang undang di Indonesia. Jasa sertifikat BPOM bisa dicek melalui https://bisainjasa.com/

Curiga Sama Obat Yang Dikonsumsi? Yuk Cek Dulu Izin BPOMnya Read More »