Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menetapkan Peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2026 tentang sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) pada 21 April 2026. Aturan ini menggantikan PerBPOM 33 Tahun 2021 dan dimaksudkan untuk menyederhanakan proses sertifikasi sekaligus memperkuat pengawasan terhadap industri kosmetik.
Poin perubahan utama
- Tidak ada lagi persetujuan denah bangunan sebagai tahapan tersendiri dalam proses sertifikasi.
- Satu mekanisme clock on/clock off untuk menghitung waktu layanan sertifikasi, sehingga perhitungan durasi lebih jelas.
- Kriteria industri kosmetik golongan A dan B ditambahkan untuk memperjelas klasifikasi.
- Perpanjangan sertifikat dapat diajukan paling cepat 6 bulan dan paling lambat saat masa berlaku berakhir.
- Fasilitas bersama: sarana kosmetik dapat memproduksi produk PKRT dan obat kuasi melalui mekanisme persetujuan penggunaan fasilitas bersama.
- Industri yang tidak aktif dapat mengajukan pencabutan sertifikat CPKB.
Sanksi yang lebih tegas
BPOM dapat menghentikan sementara akses pengajuan notifikasi kosmetik maupun pengajuan sertifikat CPKB secara elektronik hingga 1 tahun, serta membekukan sertifikat CPKB bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan.
Apa artinya bagi pemilik brand dan pabrik maklon?
Bagi pemilik brand yang menggunakan jasa maklon, aturan ini menegaskan pentingnya memilih pabrik yang sertifikat CPKB-nya aktif dan patuh. Sanksi berupa penghentian akses notifikasi dapat menghambat peluncuran produk baru. Bagi industri kosmetik skala kecil, BPOM menyampaikan bahwa penyederhanaan prosedur diharapkan memudahkan pemenuhan persyaratan.
Langkah yang disarankan
- Periksa masa berlaku sertifikat CPKB pabrik Anda atau mitra maklon.
- Jadwalkan perpanjangan dalam rentang 6 bulan sebelum masa berlaku habis.
- Pastikan dokumen sistem mutu sesuai lampiran peraturan terbaru.
Butuh bantuan notifikasi kosmetik atau pemeriksaan kesiapan mitra maklon? Lihat layanan notifikasi kosmetik.
Konsultasikan dengan tim Bisain Jasa melalui WhatsApp.
Sumber: Siaran pers BPOM, 24 Juni 2026.




