Bisain Jasa

Peran PMR BPOM dalam Menjaga Keamanan dan Mutu Makanan dan Minuman

Program Manajemen Risiko (PMR) merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menjaga keamanan dan mutu makanan dan minuman yang beredar di Indonesia. PMR BPOM merupakan program yang disusun dan dikembangkan untuk menjamin keamanan dan mutu pangan melalui pengawasan berbasis risiko secara mandiri oleh industri pangan.

Peran PMR BPOM

PMR BPOM memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan mutu makanan dan minuman yang beredar di Indonesia. Berikut adalah beberapa peran PMR BPOM:

  • Meningkatkan keamanan dan mutu makanan dan minuman

PMR BPOM dapat meningkatkan keamanan dan mutu makanan dan minuman dengan membantu industri pangan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko keamanan dan mutu pangan.

  • Meningkatkan efisiensi pengawasan BPOM

PMR BPOM dapat meningkatkan efisiensi pengawasan BPOM dengan mengurangi beban pengawasan yang harus dilakukan oleh BPOM.

  • Meningkatkan kepatuhan industri pangan

PMR BPOM dapat meningkatkan kepatuhan industri pangan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang keamanan dan mutu pangan.

Prinsip PMR BPOM

PMR BPOM disusun berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:

  • Fokus pada risiko

PMR BPOM berfokus pada identifikasi dan pengelolaan risiko keamanan dan mutu pangan.

  • Berbasis pada prinsip pencegahan

PMR BPOM berfokus pada pencegahan terjadinya risiko keamanan dan mutu pangan.

  • Partisipatif

PMR BPOM melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk industri pangan, BPOM, dan masyarakat.

Tahapan PMR BPOM

PMR BPOM terdiri dari 5 tahapan, yaitu:

  1. Persiapan

Pada tahapan ini, industri pangan melakukan persiapan untuk menerapkan PMR BPOM, seperti membentuk tim PMR dan menyusun dokumen PMR.

  1. Identifikasi risiko

Pada tahapan ini, industri pangan mengidentifikasi risiko keamanan dan mutu pangan yang mungkin terjadi.

  1. Evaluasi risiko

Pada tahapan ini, industri pangan mengevaluasi risiko keamanan dan mutu pangan yang telah diidentifikasi.

  1. Pengelolaan risiko

Pada tahapan ini, industri pangan mengembangkan dan menerapkan rencana pengelolaan risiko keamanan dan mutu pangan.

  1. Pemantauan dan evaluasi

Pada tahapan ini, industri pangan memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PMR BPOM.

Manfaat PMR BPOM

PMR BPOM memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan keamanan dan mutu makanan dan minuman

PMR BPOM dapat meningkatkan keamanan dan mutu makanan dan minuman dengan membantu industri pangan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko keamanan dan mutu pangan.

  • Meningkatkan efisiensi pengawasan BPOM

PMR BPOM dapat meningkatkan efisiensi pengawasan BPOM dengan mengurangi beban pengawasan yang harus dilakukan oleh BPOM.

  • Meningkatkan kepatuhan industri pangan

PMR BPOM dapat meningkatkan kepatuhan industri pangan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang keamanan dan mutu pangan.

PMR BPOM merupakan program yang penting untuk menjaga keamanan dan mutu makanan dan minuman yang beredar di Indonesia. PMR BPOM dapat meningkatkan keamanan dan mutu makanan dan minuman, meningkatkan efisiensi pengawasan BPOM, dan meningkatkan kepatuhan industri pangan.